Tampilkan postingan dengan label kebaya pengantin anne avantie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaya pengantin anne avantie. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2015

Gaun Pengantin Muslimah Kebaya Modern 2015, 2016

Menikah adalah sesuatu hal yang paling ditunggu oleh setiap wanita dimana mereka akan menjadi ratu sehari. Menanti hari pernikahan adalah hari tersibuk bagi wanita, segala hal perlu dipersiapkan secara matang baik dari konsep pernikahan, desain undangan, catering, tata rias wajah pada hari pernikahan, dan tentu saja yang tidak ketinggalan adalah busana pengantin yang akan di pakai pada hari bahagia kelak.
Gaun pengantin sendiri banyak memiliki pilihan ragam model namun yang selalu menjadi favorit adalah gaun kebaya. Karena kebaya adalah salah satu khasanah budaya khas Indonesia warisan leluhur. Namun bagi seorang muslimah yang memakai hijab tentu pemakaian kebaya perlu dimodifikasi terlebih dahulu yang telah disesuaikan dengan muslimah yang berhijab.

Tak usah ragu, kini telah banyak sekali desain kebaya muslimah yang memang diperuntukkan bagi calon pengantin muslimah yang ingin tampil cantik sekaligus tetap syar’I pada hari pernikahannya. Umumnya kebaya yang dipakai saat hari pernikahan ciri khasnya adalah kebaya berwarna putih. Namun pada tahun 2014 ini trend busana kebaya muslimah tidak cenderung berwarna putih dengan desain yang klasik. Warna kebaya bisa disesuaikan dengan konsep pernikahan maupun sesuai dengan dekorasi pelaminan agar tampil lebih serasi dan apik.

dari segi desain kebaya muslimah tidak berpaku pada gaya konvensional nan klasik, namun kini busana kebaya muslimah telah berkembang menjadi lebih modern dan dinamis disesuaikan dengan karakter calon pengantin. Sehingga calon pengantin dapat mengkreasikan desain kebaya muslimah yang sesuai dengan kepribadiannya.

Yang perlu diperhatikan lagi dalam mempersiapkan kebaya untuk hari pernikahan adalah dalam pemilihan bahan untuk kebaya pengantin muslimah. Pilihlah bahan yang tidak terlalu transparan agar tidak memperlihatkan warna kulit, jika memungkinkan gunakan dalaman agar kulit tidak terlalu terekspos saat menggunakan kebaya muslimah. Kemudian sebaiknya dalam mendesain kebaya muslimah sesuai dengan syariat Islam namun terlihat cantik dan elegan. Sesuaikan warna dengan konsep pernikahan agar terlihat serasi dan apik.

Gaun pengantin merupakan salah satu item penting dalam persiapan pernikahan. Sesuaikan gaun pengantin dengan karakter dan kepribadian dan jangan lupa untuk tetap sesuai dengan tuntutan agama dengan tetap konsisten dalam menutup aurat.  Selamat menjadi calon pengantin yang cantik dan anggun dengan balutan kebaya muslimah. Semoga pernikahannya barokah.



MODEL KEBAYA MODERN SIMPLE DAN MODIS

Model kebaya Modern simple dan modis biasanya memiliki ciri khas khusus yang sangat jelas terlihat dari desain dan rancangannya. Jika kebaya modern untuk pernikahan lebih banyak menggunakan payet sebagai hiasannya, berbeda dengan kebaya muslim modern modis yang saat ini sudah banyak mengalami perubahan terutama dari sisi warna, bahan dan bentuk yang lebih simple.
Dilihat dari segi konsep perpaduan antara nuansa tradisional dan modern pun nyatanya semakin banyak dipilih oleh para desainer untuk mengembangkan rancangan kebayanya. Hingga tak jarang tercipta sebuah karya yang mampu membuat decak kagum para wanita. Yang lebih special lagi adalah para perancang yang dulunya hanya mendesain kebaya berdasarkan keunikan dan kemewahan, saat ini lebih memerhatikan kepada kenyamanan dalam berbusana muslim khususnya untuk para wanita berjilbab.
Maka tak heran kini banyak para wanita muslim yang melirik kebaya muslim untuk digunakan pada sebuah acara pesta yang sifatnya formal maupun non formal. Ciri lain dari kebaya muslim modern adalah dari ukurannya, kebaya untuk wanita berjilbab lebih cenderung longgar sehingga tidak menampakan bentuk tubuh atau menampilkan lekuk tubuh. Lalu ada pula penambahan kain yang menyerupai warna kulit yang dijahit menempel langsung dengan kebaya tersebut, fungsinya adalah untuk menutup aurat. Trend baju kebaya dan modifikasi serta rancangan seperti inilah yang dibutuhkan oleh para wanita muslim supaya tetap tampil eksis dan percaya diri dan tentu menjadi keuntungan pula bagi para desainer sebab hasil karyanya laris diserbu oleh para konsumen.


Kolektor dan Pelestari Kebaya Indonesia

Kebaya sangat identik dengan Mien Uno. Koleksi kebaya miliknya, merupakan rancangan sejumlah desainer Indonesia. Beragam kebaya dari berbagai daerah di Tanah Air dimilikinya. Perempuan yang akrab disapa Mien itu mengaku sangat hobi dengan kebaya demi melestarikan budaya Indonesia. Dia juga mengatakan, warga negara asing sangat menyukai kebaya.



Itu dibuktikan dengan buku yang berjudul ’Kebayaku’ yang jadi koleksi di Library of Congress, Washington DC, Amerika Serikat. ”Orang asing bukan hanya tertarik dengan kebaya tapi juga budaya Indonesia,” kata Mien juga. Karena itu, dia berharap Kebaya jadi ikon Indonesia. Sama halnya dengan negara lain yang terkenal dengan busana tradisionalnya.

Semisal Jepang dengan baju Kimono, Tiongkok dengan cheongsam, Korea dengan baju hanbok, dan India dengan baju sarinya. ”Kebaya Indonesia dapat menjadi identitas bangsa. Hingga kini dikenal hingga luar negeri,” terangnya. Mien juga mengaku tidak hafal jumlah kebaya yang dikoleksinya.

”Semua kebaya itu asli rancangan desainer Indonesia. Bahkan ada pula perancangnya yang sudah tiada,” ujarnya juga. Mien mengaku koleksi busananya terbanyak dirancang oleh Ramli, Marga Alam, Edward Hutabarat, Didiet Maulana, Chossy Latu dan banyak lagi Mien juga menginginkan agar kebaya menjadi inspirasi banyak orang dan jadi ciri khas identitas bangsa Indonesia. ”Tampil dengan kebaya meskipun didesain modern tidak akan meninggalkan pakem,” ungkapnya juga.
Bercerita sedikit tentang bukunya ’Kebayaku”, Mien mengaku dalam buku itu ada sejarah kebaya. Kisah kebaya dari setiap generasi mulai yang tradisional hingga modern tertulis dalam buku tersebut. Selain itu memiliki beragam kebaya, Mien juga mengaku mengoleksi banyak kain tradisional.

Seperti kain batik, songket, tenun yang juga dirancang secara tradisional. Berbagai kain tradisional koleksinya itu berasal dari berbagai daerah. Seperti Jogjakarta, Pekalongan dan Garut. Mien memang aktif sejak 1970 dalam Himpunan Pecinta Kain Tenun dan Batik. Perempuan kelahiran Indramayu, 23 Mei 1941 itu juga memimpin Lembaga Pendi_dikan Duta Bangsa dan Yayasan Mien Uno. Selain giat tampil sebagai pembicara diberbagai dialog , Mien juga sukses meraih sejumlah penghargaan.

Diantaranya Top Executive Indonesia 1993, Indonesia Women of The Year 1995, Citra Abadi Pembangunan Nasional 1996 dan masih banyak lagi penghargaan lainnya. (*)

Sumber:  indopos. co. id